Detail Cantuman Kembali

XML

potensi pembangkit listrik tenaga arus laut menggunakan vertical axis turbine di selat kepa, NTT


Pemanfaatan energi terbarukan berbasis laut merupakan salah satu solusi strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional, khususnya di wilayah kepulauan seperti Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kuantitatif potensi energi arus laut di Selat Kepa, NTT, serta mengevaluasi kelayakan penggunaan Vertical Axis Turbine (VAT) dibandingkan Horizontal Axis Turbine (HAT) sebagai teknologi konversi energi yang optimal. Arus laut di Selat Kepa termasuk salah satu perairan dengan arus cukup deras. Berdasarkan penelitian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), rata-rata kecepatan arus di Selat Kepa berada di kisaran 0,8 – 12 m/s. Dengan memanfaatkan kecepatan arus tersebut dan menerapkan rumus konversi energi kinetik, diperoleh estimasi potensi daya mencapai ±20 kW per unit turbin pada konfigurasi tertentu. Secara teoritis, kapasitas optimal sistem pembangkit dengan dua unit VAT dapat mencapai 2x20 kW. Pemilihan Vertical Axis Turbine didasarkan pada keunggulannya dalam menghadapi arus yang berubah arah, kemudahan instalasi di kedalaman rendah, serta kebutuhan ruang yang lebih fleksibel dibanding Horizontal Axis Turbine yang memerlukan orientasi terhadap arah arus dan kedalaman laut yang lebih stabil. VAT juga dinilai lebih cocok untuk lingkungan laut sempit seperti Selat Kepa yang memiliki tantangan hidrodinamika lokal. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan besar daya listrik yang dihasilkan di wilayah perairan Selat Kepa, NTT mampu menghasilkan daya berkisar 17.993 W. Penggunaan VAT merupakan pilihan teknologi yang adaptif terhadap kondisi oseanografi setempat dan mendukung pengembangan energi terbarukan di wilayah perairan Selat Kepa, NTT.
626.25.24 Cat p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2025
Surabaya
xii, 57 p. : ill. ; 29 cm.
Tesis
LOADING LIST...
LOADING LIST...